Top
Begin typing your search above and press return to search.

Rumah tengah gelar resepsi pernikahan hangus dilalap api

Elshinta.com, Kebakaran hebat melanda sebuah rumah permanen yang sedang menggelar hajatan resepsi pernikahan di Jalan Perkasa Dusun III Desa Banyumas, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (23/8) sekira pukul 18.30 WIB.

Rumah tengah gelar resepsi pernikahan hangus dilalap api
X
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Kebakaran hebat melanda sebuah rumah permanen yang sedang menggelar hajatan resepsi pernikahan di Jalan Perkasa Dusun III Desa Banyumas, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (23/8) sekira pukul 18.30 WIB.

Diketahui rumah yang terbakar tersebut milik Syafril (53) seorang advokat dan mantan anggota DPRD Kabupaten Langkat dari PDI Perjuangan yang sedang menggelar resepsi pernikahan anak kandungnya.

Menurut keterangan pengantin pria Nike World Marfe (26) kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik yang terjadi di rumah tersebut. Dimana kebakaran berawal saat bola lampu di kamar belakang yang dijadikan gudang meledak dan terbakar yang kemudian menyebabkan sejumlah barang barang yang ada di ruangan tersebut terbakar.

Pemilik rumah dan warga yang sedang berada di lokasi pesta kemudian mencoba memadamkan api dengan air dan peralatan seadanya. Namun kobaran api terus membesar sehingga menyebabkan seluruh rumah ludes terbakar. Kebakaran ini sontak membuat acara resepsi pernikahan bubar. Seluruh warga langsung berhamburan panik keluar rumah menyelamatkan diri.

"Begitu mendengar adanya kobaran api saya dan warga lain mencoba memadamkan api namun kobaran api terus membesar. Api baru dapat dipadamkan sekira pukul 19.30 WIB, tidak ada korban luka dan korban jiwa dalam peristiwa ini," kata Syafril.

Kapolsek Stabat AKP Ferry Ariandy melalui Kasi Humas Polres Langkat AKP S Yudianto membenarkan peristiwa kebakaran tersebut terjadi yang menghanguskan rumah milik Syafril seorang Advokat.

"Ya benar telah terjadi kebakaran rumah milik bapak Syafril warga Desa Banyumas, yang sedang menggelar hajatan, namun tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tapi kerugian materil ditaksir mencapai Rp.500 juta," ujar AKP Yudianto seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim. Jumat (25/8).

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire